Siswa MTs N 4 Bantul Belajar Seni Grafis Cetak Tinggi

Bantul—(MTsN 4 Bantul) Sekitar 28 siswa kelas IXB belajar membuat seni grafis cetak tinggi pada Selasa(25/01). Seni grafis cetak tinggi merupakan teknik yang menggunakan klise atau alat cetak dengan permukaan yang timbul atau meninggi sebagai penghantar tinta.  Tri Wiyono, guru mata pelajaran SBK mengatakan teknik ini dipilih karena tidak membutuhkan banyak alat dan bahan yang harus disiapkan siswa. Para siswa cukup membawa kayu yang sifatnya lunak seperti kayu sengon  agar mudah dibentuk dan dihias.

Melalui seni ini siswa dapat bereksplorasi seluas luasnya sesuai dengan daya imajinasi mereka. Mereka dapat menuangkannya di atas media kayu sesuai hasil imajinasinya. “Anak-anak lebih memilih motif sederhana dengan alasan mudah dibentuk dan cepat selesai,”ungkap Triwiyono. Pada tahap awal pengerjaan, siswa diajak untuk membuat sketsa yang akan dibuat. Mereka menggambar desain tersebut di atas media kayu. Setelah selesai mendesain, siswa  menggunakan teknik  woodcut atau cukil kayu  untuk menghasilkan karya seni tersebut menggunakan cutter atau pisau.

Selesai mendesain, menggunakan cutter atau pahat, siswa mencukil bagian sela-sela gambar atau tulisan sehingga bagian yang tidak dicetak lebih rendah dan bagian yang akan dicetak permukaannya lebih tinggi. Pada hasil akhir pengerjaan siswa bisa memperindah karya mereka dengan tinta atau cukup hanya dengan warna asli saja. Nisa, salah satu siswa mengatakan bahwa ia sangat senang bisa belajar seni grafis cetak tinggi karena bisa mengasah kreatifitas dan sebagai sarana hiburan di sela sela waktu. “Kalau selama ini saya menghabiskan waktu dengan bermain HP, maka setelah belajar ini saya bisa memanfaatkan waktu untuk menghasilkan karya seni,”ungkapnya (ket).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *